Sunday, April 26, 2015

10 Juta Untuk 3 Hari 2 Malam Menelisik Sumatra Barat

Sebagai seorang karyawati di sebuah perusahaan swasta, menjalani pekerjaan yang nyaris sama tiap hari kadang menurunkan konsentrasi saya. Itulah kenapa tanggal merah, akhir pekan dan masa cuti akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk traveling. Aktifitas yang satu ini banyak sekali memberikan saya energi positif untuk kembali bekerja. Mengenai tipe traveling, saya sangat fleksibel. Saya tidak masalah jika harus bergabung dalam sebuah open trip, saya juga senang jika keadaan mengharuskan saya bersolo traveling; tetapi jika bicara destinasi saya lebih senang kembali ke alam.

Bulan mei ini jadi bulan yang menyenangkan karena ada libur panjang akhir pekan. Waktu 3 hari 2 malam itu akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk berpetualang ke Sumatra Barat yang sudah lama ada di daftar destinasi impian saya. Untuk menuju Sumatra Barat, saya akan membeli tiket pesawat melalui traveloka. Karena saya berdomisili di Semarang, saya akan terlebih dahulu terbang ke Jakarta pada tanggal 30 April sore hari sepulang kerja, lalu lanjut penerbangan ke Padang.

Dalam perjalanan saya kali ini, saya akan memilih terbang dengan Garuda Indonesia agar lebih rileks karena Garuda menyediakan in flight entertainment.

   

       


Itinerary Perjalanan

Saya menyukai Sumatra Barat karena tempat itu saya yakin dapat memberi saya paket komplit. Sebagai orang yang menyukai petualangan, Sumatra Barat menawari saya banyak pilihan. Tiba di Padang malam hari, saya akan langsung menuju hotel untuk segera beristirahat dan bersiap untuk petualangan hari pertama. Saya akan terlebih dahulu mengeksplor lembah. Sumatra Barat memiliki lembah harau dan ngarai sianok yang terkenal. Dua lembah itu dan kelok 9, jembatan berkelok-kelok yang terkenal di Sumatra Barat  menjadi spot yang akan menghijaukan mata saya yang setiap hari menatap layar monitor. Khusus di kelok 9 tentu saya akan menyewa sepeda untuk merasakan sensasi bersepeda ala atlet-atlet di kejuaraan bergengsi Tour De Singkarak. Hihihi.

Melihat-lihat pemandangan lembah harau dan kelok 9 dari internet selalu mebuat saya berfikir, andai Michael Bay melihat lokasi tersebut, mungkin dia akan memilih Sumatra Barat menjadi lokasi pengambilan gambar film Transformer: Age of Extinction pada scene pertarungan hebat antara Optimus Prime dan Decepticon dibanding Hongkong. Hehehe.

Petualangan hari pertama usai, saya kembali ke hotel untuk istirahat. Mengumpulkan tenaga untuk petualangan di hari kedua. Untuk penginapan, saya memilih hotel axana dan melakukan pemesanan melalui traveloka. Saya langsung memesan kamar junior suite untuk 3 malam.

  

Di hari kedua, saya akan mengganti pemandangan menjadi biru. Yes, saya akan mengexplore laut. Sumatra Barat memiliki gugusan pulau-pulau kecil yang masih sepi dan airnya jernih. Beberapa operator wisata juga sudah ada yang menawarkan jasanya lewat internet untuk explore 2 pulau yaitu pulau Sikuai dan Pasumpahan. Saya dulu berfikir bahwa laut bening dan taman laut yang indah hanya milik Indonesia Timur, tapi ternyata Sumatra Barat  memiliki keindahan yang sama. Explore 2 pulau akan saya lakukan seharian penuh di hari kedua, karena bagi saya bermain di pantai itu tidak pernah menjemukan.

Nah untuk hari terakhir di Sumatra Barat, saya akan memilih paralayang. Aktifitas yang satu ini juga sangat saya gemari. Setelah mencoba paralayang di beberapa wilayah di Jawa, paralayang Sumatra Barat juga menjadi aktifitas yang sangat ingin saya coba. Sudah saya bayangkan sensasi terbang diatas danau singkarak selama 10 menit itu. Pasti luar biasa!

Setelah paralayang saya akan menuju kota untuk mengejar penerbangan pulang ke Jakarta. Dalam perjalanan menuju bandara saya bisa mampir membeli oleh-oleh di kota Padang. Pembelian tiket penerbangan pulang saya ke jakarta lalu lanjut ke Semarang esok paginya juga saya lakukan via traveloka. Tidak lupa juga hotel transit.

 

,


Penerbangan ke Semarang tanggal 4 Mei 2015 saya pilih yang paling pagi sehingga saya langsung bisa kembali bekerja. Terimakasih atas segala kemudahan pemesanan, traveloka. :)

 



Kesan Menggunakan Traveloka App

Bagi traveler yang tidak memiliki kartu kredit seperti saya, traveloka menjelma seperti dewa penolong. Hahaha. Dulu, saya selalu kesulitan melakukan booking hotel karena semua meminta pembayaran menggunakan kartu kredit. Saya jadi harus meminjam pada teman lalu mentransfer uang ke rekening teman tersebut. Sangat tidak praktis.

Sejak ada traveloka, segala transaksi terkait traveling saya menjadi sangat mudah dan cepat. Pesan tiket pesawat juga selalu saya lakukan dengan traveloka app karena harganya lebih murah dari website-website resmi maskapai dan yang paling menyenangkan adalah traveloka sering sekali memberikan potongan harga.

Mengenai pembayaran, traveloka sangat mempermudah pelanggan karena memiliki beberapa opsi. Saya selalu melakukan pembayaran dengan bank transfer karena bisa langsung saya lakukan saat itu juga dengan layanan internet banking. Pilihan bank juga banyak, tidak terbatas seperti pada website-website maskapai pada umumnya yang hanya bekerjasama dengan 1 atau 2 bank saja. Ini benar-benar mempermudah pelanggan seperti saya yang kadang lupa di bank mana saya mendepositkan biaya traveling. Setelah melakukan pembayaran, e-ticket tahu-tahu sudah nangkring di inbox email. Benar-benar mudah dan cepat.

Kesimpulan Biaya

  • Tiket Pesawat Semarang Jakarta Rp1.046.219
  • Tiket Pesawat Jakarta Padang Rp1.125.000
  • Hotel di Padang 3 malam Rp3.495.067
  • Tiket Pesawat Padang-Jakarta Rp.,449.493
  • Hotel Transit di Jakarta Rp1.293.158
  • Tiket Pesawat Jakarta-Semarang Rp858.876
  • Sisa Anggaran Rp732.314

·        


No comments:

Post a Comment

About

About Me Soal bepergian dan bertemu orang baru, saya memang suka. Tetapi sejak lulus kuliah lalu mendapat pekerjaan, kebiasaan itu seperti terhenti begitu saja. Saat itu saya merasa enjoy dengan pekerjaan yang memang saya idam-idamkan. Perasaan bahagia saat itu muncul karena sebagai mantan mahasiswa (yang saat itu baru lulus) yang dulunya selalu mendapatkan uang saku dari orang tua lalu tiba-tiba bisa menghasilkan uang sendiri. It fells really really good.
  • 436 Followers

  • Author

    authorBetapa Tuhan memberkahi saya dengan kesehatan dan kesempatan.
    Lebih Lanjut →



    Tweet Me