Friday, May 8, 2015

What To Do in Bali: Sea Walker With the Profesionals


Bali sebagai destinasi paling terkenal di Indonesia menurut saya tidak pernah kehabisan spot untuk dijelajahi. Jika sudah puas flirting with nature, mengikuti kelas memasak, yoga, atau berkunjung ke spot spot seni dan budaya, masih banyak aktifitas lain yang wajib dicoba. Tinggal pilih mau aktifitas yang membuat kita relax dengan pelayanan bagai keluarga raja ataupun aktifitas yang membuat jantung berdegup kencang seperti mau loncat dari tempatnya. Hahahaha.

Dari hasil browsing kesana kemari, saya menemukan satu hal yang sepertinya harus saya coba sebagai pecinta laut: menyelam menggunakan helm. Terdengar lucu tapi sepertinya seru. Ternyata banyak operator penyedia aktifitas ini. Setelah saya banding-bandingkan, pilihan saya jatuh pada sea walker yang dikelola oleh baliactivities karena beberapa pertimbangan. Alasan pertama tentu masalah keamanan. Sea walker yang berlokasi di pantai Sanur ini memiliki lisensi asli dari Jepang, negara yang kita tahu kualitas teknologinya sehingga masalah kemanan bukan isu yang besar lagi.

Yang kedua adalah fasilitas penunjang. Starting point dari sea walker adalah sebuah resort nyaman di kawasan Sanur yaitu Puri Santrian. Jadi ketika kita sudah reservasi untuk sea walker, kita sekaligus bisa menikmati beberapa fasilitas di resort kelas internasional tetapi masih memiliki cita rasa lokal yang kental ini. Yang paling penting untuk saya sebagai wanita tentu ruang ganti dan kamar mandi. Setelah masuk laut, mandi akan jadi ritual penting kan? :D

We are Sandys! :D
Sesampainya di Puri Santrian, kita akan diantar untuk berganti pakaian, memakai sepatu khusus dan menyaksikan video petunjuk sea walker. Saya perhatikan betul isyarat-isyarat dengan tangan khas penyelam. Bagaimana jika ada masalah, bagaimana caranya meminta naik ke permukaan, dll. Setelah selesai, dengan kapal motor kami diantar menuju kapal induk. Tidak perlu waktu lama, saya langsung bersiap masuk laut. Segera setelah helm dipasang, saya langsung nyemplung ke kedalaman 5 m.

Getting ready


Ternyata sea walker sangat mudah dan seru!!! Pantas saja mereka memiliki tagline: it’s so easy, almost everybody can do it! Mereka nggak bohong. It’s truly said. Kita turun ke laut tetapi tetap bisa bernafas seperti di darat karena mengenakan helm, ah seperti Sandy teman Spongebob itu. Hihihihi. Untuk orang yang tidak terbiasa masuk laut, bernafas dari mulut di dalam air asin itu lumayan susah dan kadang kaget di awal, tetapi dengan sea walker kegugupan itu saya rasa akan hilang perlahan.



Saya menghabiskan waktu kurang lebih 20 menit di dalam air bersama tim sea walker yang sangat profesional. Saya yang kebetulan datang hanya berdua Fina, diberi fasilitas masing-masing 1 orang pemandu untuk mendampingi kami. Mereka agaknya sudah memikirkan resiko panik yang mungkin dialami oleh pengunjung, sehingga masing-masing orang harus didampingi pemandu tanpa khawatir harus berbagi perhatian dengan pengunjung lain. Cieeee. Hahahaha. Selain 1 pemandu untuk 1 orang, kami juga diberi fasilitas dokumentasi. Jadi tidak perlu khawatir jika tidak membawa kamera underwater sendiri.

para pemandu
Selama di dalam laut, kami dibawa menuju 2 spot untuk foto-foto dan memberi makan ikan. Ada banyak jenis ikan yang melintas diantara kami, sayangnya kemampuan saya mengindentifikasi jenis ikan sangat buruk, jadilah saya tidak tahu jenis ikan apa saja yang saya lihat :D

Kalah eksis sama ikan :D



Setelah 20 menit berada di dalam air, kami pun diminta menyudahi sea walker. Naik ke permukaan, kami lalu diantar lagi dengan kapal motor ke Puri Santrian Resort. Disana, sudah tersedia makan siang yang bisa kami pilih. Menunya ada burger, sandwhich, atau kalau yang "nasi oriented" seperti saya bisa memesan nasi goreng atau sate plus nasi. Hehehe.

Lunch and CD
Puri Santrian juga menyediakan beberapa kursi malas super nyaman di pinggir pantai yang bisa kami gunakan untuk “leyeh-leyeh”. Sayang, tidak ada pemberitahuan mengenai hal ini sehingga awalnya saya hanya duduk-duduk di bangku biasa. Baru setelah saya memesan minuman dan menyatakan ingin duduk santai di kursi malas, petugas menjelaskan bahwa tamu sea walker disediakan kursi malas khusus. Yah... tahu gitu kan dari tadi saya goler-goler.  Kan eman-eman!!! Hahaha. Juga Puri Santrian kan suasananya sangat tenang dan cozy, rasanya sayang sekali jika kita tidak menikmati tiap menit disini; atau sepertinya terdengar menyenangkan jika tiap tamu yang menginap disana diberi fasilitas sea walker sebagai salah satu compliment. Hihihi. *ngelunjak*




Secara keseluruhan, sea walker oleh baliactivities ini menyenangkan. Untuk pecinta laut tetapi belum memiliki sertifikat selam seperti saya, sea walker adalah solusi. Buat nyeneng-nyenengin hati sudah bisa masuk laut kedalaman 5 meter meski gerak tidak sebebas penyelam tersertifikasi.

Sempetin selfie yaa :D


Lilis, one of her dreams is walk under the sea


Info Tambahan:
  • Booking sea walker bisa dilakukan melalui website baliactivities.co.id
  • Jika ingin bertanya lebih lanjut, bisa hubungi Pak Ketut di 081 805 557 726
  • Untuk mendapatkan visibility yang maksimal, sea walker sebaiknya tidak dilakukan pada 2 hari sebelum dan setelah bulan purnama

2 comments:

  1. Jelas, PADAT dan berisi artikelnya Mbak Lilis, kapan ke Bali lagi???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapanpun diundang, Mas Sigit. Hehehehehe suwun mas :D

      Delete

About

About Me Soal bepergian dan bertemu orang baru, saya memang suka. Tetapi sejak lulus kuliah lalu mendapat pekerjaan, kebiasaan itu seperti terhenti begitu saja. Saat itu saya merasa enjoy dengan pekerjaan yang memang saya idam-idamkan. Perasaan bahagia saat itu muncul karena sebagai mantan mahasiswa (yang saat itu baru lulus) yang dulunya selalu mendapatkan uang saku dari orang tua lalu tiba-tiba bisa menghasilkan uang sendiri. It fells really really good.
  • 436 Followers

  • Author

    authorBetapa Tuhan memberkahi saya dengan kesehatan dan kesempatan.
    Lebih Lanjut →



    Tweet Me