Thursday, June 4, 2015

When Living on Board Around Komodo: All You Can See is Beauty


Menempatkan Flores utamanya Taman Nasional Komodo sebagai nomer wahid di bucket list membuat saya rajin sekali browsing mengenai paket wisata ke tempat tersebut. Rata-rata paket yang ditawarkan adalah wisata living on board, tinggal di kapal selama minimal 2 hari 1 malam. Terdengar sangat menyenangkan membayangkan kapal-kapal ini akan menjadi rumah untuk saya selama beberapa hari.



Taman Nasional Komodo  terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil yang tersebar di laut Flores dan harus dijelajahi dalam beberapa hari menggunakan kapal. Setiap harinya kita akan dibawa berlayar menuju pulau-pulau tersebut lengkap dengan aktifitas treking dan snorkeling. Yaiyalahhh kan laut udah jadi halaman rumah. Hihihihi.



Awalnya saya agak was-was, nanti masuk angin nggak ya 3 hari 2 malam tinggal di kapal terus, kena air laut, kena angin laut pagi sore siang malam, tapi segera saya tepis kekhawatiran macam itu. Kalau sakit ya tinggal minum obat, kalau capek ya istirahat. Maka berangkatlah saya dan Fina menjelajah TN Komodo. Pengalaman petualangan kami itu saya tulis disini.




Selama menjelajah TN Komodo, saya tidak henti-hentinya berdecak kagum. Dari atas kapal kecil yang hanya mampu menampung maksimal 6 orang wisatawan yang saya sewa itu, saya menyaksikan keindahan gugusan pulau-pulau dari dekat. Sungguh mengingatkan saya pada Isla Sorna dan Isla Nublar, pulau-pulau di film fenomenal Jurassic Park yang dihuni dinosaurus. Bedanya, pulau-pulau itu fiktif sedangkan yang ada di hadapan saya nyata, lengkap dengan “dinosaurus” nya. Komodo kan keturunan terakhir dari dinosaurus. :p



Melengkapi fungsinya sebagai “rumah”, kapal-kapal yang berlayar ini juga memiliki dapur kecil dan kamar mandi ala kadarnya. Makan, tidur dan mandi semua kita lakukan di dalam kapal. Menyenangkan ketika datang dari snorkeling sudah tersedia goreng pisang hangat diatas meja. Hmmm hmmmm. Menjelang waktu tidur, nahkoda akan memilih titik titik yang tenang supaya wisatawan bisa tidur dengan nyaman tanpa terganggu ombak besar.



Membuka mata di pagi hari, kita akan langsung disuguhi laut biru, langit biru minim polusi dan awan-awan putih berarak sepanjang hari. Sama sekali tidak sulit mendapatkan foto bagus pada perjalanan saya kali itu, tinggal arahkan kamera kemanapun kita suka, klik klik klik dan walaaaaaaa foto indah perpaduan langit, laut dan gunung ada di kamera kita. Siap untuk diunggah ke sosial media. Hehehehe :p





Dengan perjalanan ini, saya makin yakin kalau Flores memang indah di tiap sudutnya. Tujuan utama memang TN Komodo, tapi saya mendapatkan bonus selama perjalanan. Siapa sih yang nggak suka bonus dan gratisan? :D




thank you guys for your hospitality. someday I'll come back.



Lilis, a beauty admirer


No comments:

Post a Comment

About

About Me Soal bepergian dan bertemu orang baru, saya memang suka. Tetapi sejak lulus kuliah lalu mendapat pekerjaan, kebiasaan itu seperti terhenti begitu saja. Saat itu saya merasa enjoy dengan pekerjaan yang memang saya idam-idamkan. Perasaan bahagia saat itu muncul karena sebagai mantan mahasiswa (yang saat itu baru lulus) yang dulunya selalu mendapatkan uang saku dari orang tua lalu tiba-tiba bisa menghasilkan uang sendiri. It fells really really good.
  • 436 Followers

  • Author

    authorBetapa Tuhan memberkahi saya dengan kesehatan dan kesempatan.
    Lebih Lanjut →



    Tweet Me