Tuesday, October 6, 2015

Tips Traveling Tetap Riang Meski Sedang Datang Bulan

Pakai celana warna pink pas lagi mens, siapa takut? ;)
Traveling untuk beberapa orang termasuk saya adalah aktifitas yang persiapannya membutuhkan waktu cukup lama, mulai dari pemilihan tanggal, penyusunan itinerary dan pembelian tiket. Ketika semua dirasa sudah oke, kadang ada hal tak terduga yang terjadi, pada perempuan salah satunya tentu hadirnya tamu bulanan.

Sudah jadi rahasia umum kalau siklus bulanan ini memang bisa membuat perempuan emotionally unstable, suka marah dan bete sendiri. Hihihihi. Tinggal di rumah saja bisa gampang bete, apalagi kedatangan tamu ketika traveling yang medannya cukup berat misalnya, semacam doble troble gitu lah ya.

Berdasarkan pengalaman saya sendiri, ada hal hal yang kita para perempuan bisa lakukan untuk membuat traveling tidak hilang keseruannya hanya karena kita sedang menstruasi:

  • Lakukan olahraga secara teratur. 

Sebetulnya, mau traveling ataupun nggak, olahraga kan memang penting untuk tubuh kita. Membuat metabolisme menjadi lancar, meningkatkan stamina dan banyak lagi manfaat lain yang pastinya teman-teman sudah tahu. Dengan olahraga teratur setidaknya 2x dalam seminggu akan mengurangi efek pegal jelang datang bulan dan nyeri haid atau disminorea.


  • Know Your Destination Well

Sebelum berangkat, pastikan kita tahu medan yang akan kita tempuh, apa yang boleh dan apa yang tidak boleh, seberapa terjal jalan yang akan kita hadapi ketika treking, dll. Bisa browsing, bisa juga bertanya pada teman yang sudah pernah ke tempat tersebut sebelumnya. Jika sudah tahu kondisi, akan lebih mudah bagi kita mempersiapkan diri apalagi ketika kita sedang menstruasi. 


  • Pilih Pembalut Berdaya Serap Tinggi

Saat ini ada berbagai macam merk pembalut. Saya sendiri lebih suka menggunakan 1 merk yang tidak memasang iklan di televisi tp dijual melalui sistem MLM atau yang sejenis dengan itu. Saya sudah buktikan sendiri pembalut tersebut berdaya serap tinggi dan tahan lebih lama dalam menampung cairan. Kadang, dalam perjalanan darat berjam-jam di pelosok, kita tidak mungkin sering-sering gonta ganti pembalut kan? ;)


  • Siapkan Disposal Bag (Kantong Plastik)

Kantong plastik kita gunakan untuk membungkus pembalut bekas pakai sebelum membuangnya ke tempat sampah karena kadang tempat sampah yang tersedia adalah yang model terbuka, tidak ada tutupnya. Akan terasa jorok jika kita langsung membuang pembalut bekas pakai tanpa tedeng aling-aling sementara kita sedang ikut trip live on board, misalnya.


  • Minum Palmolut

Ada beberapa tempat yang tidak mengizinkan perempuan yang sedang datang bulan untuk masuk, seperti tempat suci di Bali dan Pulau Komodo karena binatang melata ketururnan terakhir dari dinosaurus itu bisa mencium aroma darah bahkan dari jarak 5 km. nyamnyam... hahahahaha. Apa daya ketika tiket dan hotel sudah dipesan, ternyata tanggal tersebut adalah tanggal rawan menstruasi. Untuk menghindari penyesalan, minumlah palmolut 2 minggu sebelum tanggal perkiraan menstruasi. Setahu saya obat ini aman asal dengan dosis wajar, dan sering digunakan oleh para muslimah yang hendak beribadah haji atau umroh.


  • Enjoy!!

Above all, jika semua cara sudah kita lakukan tetapi menstrausi tetap datang bahkan dalam jumlah banyak bak banjir bandang, nikmati saja. Itu kan proses alamiah yang membuat kita benar benar merasa perempuan. Ceileh.... Jangan sampai trip yang sudah dipersiapkan dengan matang malah berantakan gara-gara kamu bete akibat datang bulan.


Sekian tips dari saya, semoga bermanfaat ya ;)

Rok putih? No problem at all ;)



Lilis, period never been her enemy






2 comments:

  1. Uni itu logo Unstopable Journeynya bagus <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Awwww makasih Dek, itu dibikinin sama temen :D

      Delete

About

About Me Soal bepergian dan bertemu orang baru, saya memang suka. Tetapi sejak lulus kuliah lalu mendapat pekerjaan, kebiasaan itu seperti terhenti begitu saja. Saat itu saya merasa enjoy dengan pekerjaan yang memang saya idam-idamkan. Perasaan bahagia saat itu muncul karena sebagai mantan mahasiswa (yang saat itu baru lulus) yang dulunya selalu mendapatkan uang saku dari orang tua lalu tiba-tiba bisa menghasilkan uang sendiri. It fells really really good.
  • 436 Followers

  • Author

    authorBetapa Tuhan memberkahi saya dengan kesehatan dan kesempatan.
    Lebih Lanjut →



    Tweet Me